Visitor

Saturday, November 24, 2012

CONTOH PROPOSAL PKMM






 












PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA


PEMBERDAYAAN IBU-IBU RUMAH TANGGA DALAM PENINGKATAN NILAI EKONOMIS TELUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE “HEACO” DI DESA KAKAT PENJALIN, NGIMBANG LAMONGAN


Jenis Kegiatan:

PKMM








Diusulkan oleh:

ENDAH PARMADIYANTI                                                               120533430977/2012
MOHAMMAD RIZKY KURNIAWAN                                           120533430956/2012
PURNIANINGSIH                                                                             120533400152/2012
WENI IKA RISTIANA                                                                        100311405184/2010
FIMMATUR RIZKA ARDINA                                                          100311405173/2010






UNIVERSITAS NEGERI MALANG

MALANG
2012

HALAMAN PENGESAHAN
PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

1.    Judul Kegiatan : “Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Dalam Peningkatan Nilai Ekonomis Telur dengan Menggunakan Metode “HEACO” di Desa Kakat Penjalin, Ngimbang Lamongan”

2.  Bidang Kegiatan      :       (   )  PKMP                               (   ) PKMK
                                                    (   )  PKMT                                (√) PKMM
3.  Bidang Ilmu               :       (   )  Kesehatan                      (   ) Pertanian
    (   )  MIPA                                (   ) Teknologi dan Rekayasa
                                            (√ )  Sosial Ekonomi             (   ) Humaniora
                                                    (   )  Pendidikan                    
4.    Ketua Pelaksana Kegiatan/Penulis Utama
a.   Nama Lengkap                                           :   Endah Parmadiyanti
b.   NIM                                                                :   120533430977
c.     Jurusan                                                        : Teknik Elektro
d.    Universitas/Institut/Politeknik           :   Universitas Negeri Malang
e.    Alamat Rumah dan No Tel./HP           :   (085251103812)
f.     Alamat Email                                              : endahparmadiyanti@rocketmail.com         
5.  Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis         : 4 orang
6.  Dosen Pendamping
a.    Nama Lengkap dan Gelar                     : Drs. Puger Honggowiyono, M.T.
b.    NIP                                                                 : 131121739
c.  Alamat Rumah dan No Tel./HP             : Jl. Puncak Malino No. 11Malang/ 0341-568731/081 334 595 352
7.    Biaya kegiatan total
a.    DIKTI                                                             : Rp.  9.581.000,00
b.    Sumber Lain                                               :  ---
8.    Jangka waktu pelaksanaan                          :  3 bulan

                                                                                                        Malang, 01 September 2012 Menyetujui:     Ketua Pelaksana Kegiatan,
Ketua Jurusan Teknik Elektro,


Drs. Slamet Wibawanto, M.T                                              Endah Parmadiyanti
NIP 19610713 198601 1 001                                                   NIM. 120533430977

Pembantu Rektor                                                                    Dosen Pendamping,
Bidang Kemahasiswaan,




Drs. H. Sucipto, M.S                                                                Drs. Puger Honggowiyono, M.T.
NIP 19610325 198601 1001                                                    NIP 131121739

SISTEMATIKA
USUL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PENGABDIAN MASYARAKAT (PKMM)

A.    JUDUL PROGRAM
“Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Dalam Peningkatan Nilai Ekonomis Telur Dengan Menggunakan Metode “Heaco” Di Desa Kakat Penjalin, Ngimbang Lamongan”

B.     LATAR BELAKANG MASALAH
Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang mudah diperoleh, harganya murah, memiliki rasa yang lezat, mudah dicerna, dan bergizi tinggi. Telur memiliki sifat mudah rusak, baik kerusakan alami, kimiawi maupun kerusakan akibat serangan mikroorganisme melalui pori-pori telur. Umumnya telur akan mengalami kerusakan setelah disimpan lebih dari dua minggu di ruang terbuka. Ada beberapa macam cara untuk mempertahankan kualitas telur, diantaranya pengawetan telur utuh dengan cara membuat adonan yang dibubuhi garam atau merendamnya dengan cairan teh bercampur dengan adonan garamyang lebih dikenal dengan telur asin.
Di Dusun Kakat, Desa Kakat Penjalin, permintaan akan telur asin sangat tinggi, karena tradisi dan budaya penduduknya yang sebagian besar sangat menyukai telur asin., baik itu untuk lauk makan sehari-hari, maupun disajikan dalam upacara keagamaan. Bahkan, untuk melestarikan kebudayaan lokal dan menjadikannya sebagai daya pikat pariwisata di Dusun Kakat, Desa Kakat Penjalin, pemerintah daerah menjadikan perayaan adat dan upacara keagamaan itu sebagai agenda daerah dan dilaksanakan rutin setiap tahun. Seperti, acara khataman massal Al-Qur’an, bersih desa (acara tahunan dengan kegiatan doa bersama) dan masih banyak lagi.
Sedangkan, di dalam masyarakat sendiri ada banyak perayaan yang menjadikan telur asin sebagai makanan pokok pendamping lemang. Seperti acara pernikahan, sunatan, aqiqah atau memberi nama anak, salamatan atau syukuran setelah mendapat rezeki, halal bihalal saat hari raya, dan masih banyak lagi.
Seperti halnya pemerintah desa, pemerintah daerah Kabupaten Lamongan juga memasukkan hari besar keagamaan dan upacara adat kedalam agenda tahunan dan dilaksanakan secara rutin. Hal ini tentunya berimbas pada pesanan telur asin yang meningkat tajam menjelang perayaan tersebut, sehingga produsen telur asin kebanjiran order dalam waktu yang bersamaan.
Sayangnya, produsen telur asin di Dusun Kakat, Desa Kakat Penjalin masih menggunakan cara tradisionalyaitu dengan menggunakan abu gosok yang ditambah sedikit air kemudian dibalurkan ke telur. Proses ini memakan waktu sampai dua hingga tiga minggu. Jika ingin membuat dalam jumlah yang besar dalam waktu yang bersamaan, produsen harus menyediakan tempat produksi yang luas juga sehingga sebagian pesanan terpaksa ditolak. Meskipun memiliki potensi yang besar industri produksi telur asin di Dusun Kakat, Desa Kakat Penjalinsulit berkembang.
Melalui program PKM ini, ditawarkan metode pembuatan telur asin yang lebih cepat, yaitu hanya tiga hari, tanpa mempengaruhi kualitas rasa dan daya tahan telur asin. Metode yang digunakan ini dinamakan “HEACO”.
HEACO (Heater and Carboksilat) merupakan suatu metode dengan  melakukan perendaman telur kelarutan cuka dan penghangatan menggunakan lampu dop lima watt. Metode ini memadukan kerja instalasi listrik, yang merupakan alat utama pembuatan telur asin dengan waktu yang lebih singkat dan juga pengggunaan karbon untuk meminimalisir bau amis dan noda-noda yang masih tertempel pada telur. Selain kedua hal tersebut,  pengaturan suhu dan kelembapan ruangan juga mempengaruhi product akhir telur asin untuk itu diperlukan penyesuaiannya dengan kebutuhan.
Diharapkan metode ini mampu menjadi solusi bagiibu-ibu rumah tangga Dusun Kakat, Desa Kakat Penjalin agar mampu membantu perekomonian keluarga.



C.    PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan sebelumnya, maka permasalahan dapat dirumuskan sebagai berikut :
1.    Bagaimana metode “HEACO” dapat mempersingkat waktu produksi telur asin menjadi 60 jam tanpa mengurangi kualitas rasa dan daya tahan produk.
2.    Bagaimana metode “HEACO” dapat meningkatkan produksi telur asin dan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat di Dusun Kakat, Desa Kakat Penjalin.

D.    TUJUAN
Dari rumusan masalah di atas, maka tujuan dari PKM ini adalah
1.    Menerapkan metode “HEACO” agar dapat mempersingkat waktu produksi telur asin menjadi 60 jam tanpa mengurangi kualitas rasa dan daya tahan produk.
2.    Membuat metode “HEACO” dapat meningkatkan produksi telur asin dan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat di Dusun Kakat, Desa Kakat Penjalin.

E.     LUARAN YANG DIHARAPKAN
Penerapan dan sosialisasi metode “HEACO” adalah untuk dapat memproduksi telur asin dalam waktu singkat sehingga mampu memenuhi permintaan pasar akan telur asin. Selanjutnya, diharapakan metode ini mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Dusun Kakat, Desa Kakat Penjalin.

F.     MANFAAT
Manfaat dari perancangan dan sosialisasi metode “HEACO” ini adalah :
1.      Dapat memproduksi telur asin dalam waktu 60 jam tanpa mengurangi kualitas rasa dan daya tahan produk.
2.      Mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Dusun Kakat, Desa Kakat Penjalin.
G.    GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN
Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan memiliki luas wilayah  Km2. Kecamatan Ngimbang berbatasan dengan Kecamatan Bluluk dan Kecamatan Sukorame di sebelah barat, Kecamatan Modo di sebelah utara, Kecamatan Sambeng di sebelah timur dan Kabupaten Jombang di sebelah selatan.  Kecamatan Ngimbang dibagi menjadi 19 desa yaitu: Sendangrejo, Girik, Tlemang, Cerme, Slaharwotan, Drujugurit, Kakat Penjalin, Ngimbang, Munungrejo, Porwokerto, Ngasemlemahbang, Lamongrejo, Mendogo, Jejel, Gebangangkrik, Gangangtingan, Kedungmentawar, Duri,Lawak.
Pelaksanaan program pemanfaatan dan pembudidayaan ubi jengkerut sebagai aneka bahan olahan dilaksanakan di  Desa Kakat Penjalin  yang dipusatkan di Dusun Kakat yang terdiri dari 353 kepala keluarga dan  setiap keluarga terdiri dari kurang lebih 3-4 orang. 76%  masyarakat Dusun Kuwut bermata pencaharian sebagai petani, 24% sisanya adalah guru, wiraswasta, dan lain-lain. Hal ini berbanding lurus dengan data tingkat pendidikan yang menyatakan bahwa hanya 20% yang tercatat sebagai lulusan sarjana, 28% SMA atau sederajat, 37% SMP atau sederajat, sisa sejumlah  15% hanya berpendidikan SD.
Umumnya pekerjaan bertani di daerah tersebut dilakoni oleh kaum suami saja. Sedangkan ibu-ibu rumah tangga disana hanya membantu pada saat-saat tertentu, yaitu pada saat panen dan bertanam. Maka dari itu, melalui PKM ini kami ingin memberikan pelatihan keterampilan pembuatan telur asin menggunakan metode HEACO pada ibu-ibu rumah tangga. mengingat banyak ibu-ibu di Desa Kakat Penjalin yang memiliki banyak waktu luang. Oleh karena itu, melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat di Desa Kakat Penjalin khususnya kaum ibu dapat mengahasilkan output yang bermanfaat sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga

H.    METODE PELAKSANAAN
1.    Metode HEACO
Langkah – langkah pembuatan telur asin dengan menggunakan metode HEACO :

a.       Tahap Awal
i.      Pemilihan Telur
Pilih telur yang mempunyai  kondisi yang bagus, yakni cangkang telur tidak retak serta tidak pecah.
ii.    Pembersihkan Telur
Bersihkan telur dengan lap kering. Hindari penggunaan air karena dapat menurunkan kualitas telur.
iii.  Penipisan Cangkang Telur
Agar garam dari adonan mudah menyerap ke dalam telur, cangkang telur perlu ditipiskan. Dalam metode HEACO penipisan cangkang telur dilakukan dengan menggunakan cuka. Telur bebek direndam dalam larutan cuka selama ± 25 menit. Kemudian telur dibersihkan menggunakan tissue.

b.      Tahap Proses
i.      Pembuatan Adonan
Adonan terdiri dari campuran batu bata yang telah dihaluskan, garam, dan air secukupnya. Kemudian, lapisi  permukaan telur yang telah ditipiskan cangkangnya dengan adonan batu bata yang telah dibuat.

ii.    Penghangatan Telur
Letakkan telur yang telah dilapisi adonan ke dalam kardus yang telah diberi tumpukan jerami. Agar proses peresapan garam ke dalam telur sempurna, suhu di dalam kotak harus selalu konstan. Pada metode HEACO, kami menggunakan lampu dop 5 watt yang diletakkan di dalam kardus. Setelah 60  jam, keluarkan telur dari kardus kemudian bersihkan.

c.       Tahap Akhir
-       Pengemasan Telur
Telur yang telah bersih selanjutnya direbus hingga matang.Angkat dan tiriskan telur yang telah direbus dan telur asin siap dinikmati. 

2.      Waktu dan Tempat
Pelaksanaan program yang meliputi sosialisasi metode “HEACO” dalam pemercepat proses pembuatan telur asin akan dilakukan selama 3 bulan. Lokasi pelaksanaan adalah di Kakat Penjalin, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

3.      Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan program adalah
a.       Bahan-bahan pembuat telur asin
Bahan-bahan digunakan untuk mendemonstrasikan metode HEACO pada saat sosialisasi agar para ibu rumah tangga yang menjadi sasaran program dapat lebih memahami cara pembuatan telur asin menggunakan metode HEACO.
b.      Tempat Pelaksanaan Sosialisasi
Sosialisasi metode HEACO akan dilaksanakan di balai Desa Kakat Penjalin  Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

4.      Rancangan Kegiatan
a.       Tahap Persiapan
Persiapan yang dilakukan meliputi pengurusan peijinan dan birokrasi , survei lokasi,penyusunan jadwal, publikasi rencana pelaksanaan kegiatan, dan pendataan peserta pelatihan, penyiapan sarana dan prasarana.
b.      Tahap Pelaksanaan
Tahap pelaksanaan digambarkan dalam skema berikut.

 







Rounded Rectangle: Proses pembuatan telur asin selama 60 jam menggunakan metode HEACOPentagon: Sosialisasi metode HEACO untuk pembuatan telur asin.                                                                                                                                 


 

                                                                                                                                

Ibu-ibu rumah tangga belum professional
 
Reserved: Ibu-ibu rumah tangga memiliki keterampilan dalam pembuatan telur asin selama 60 jam dengan menggunakan metode HEACO yang dapat digunakan untuk membantu perekomonian keluarganya.
 













c.       Evaluasi Kegiatan  
Evaluasi kegiatan dilaksanakan setelah satu bulan sosialisasi, meliputi hasil yang didapatkan oleh ibu-ibu rumah tangga yang berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta penghasilan keluarga dari penerapan metode HEACO.

I.       JADWAL KEGIATAN PROGRAM

NO
PROSES KEGIATAN
BULAN DAN MINGGU KE-
I
II
III
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1.
Persiapan sosialisasi
a.    Pengurusan perijinan dan birokrasi












b.   Orientasi lapangan












c.    Persiapan sarana dan prasarana












d.   Menyusun jadwal kegiatan












2.
Pelaksanaan Sosialisasi
a.    Publikasi jadwal kegiatan













b.   Pelaksanaan sosialisasi metode HEACO












3.
Evaluasi akhir












4.
Laporan akhir













J. BIAYA

1.    Biaya Operasional

NO
NAMA BARANG
BANYAK
HARGA SATUAN
JUMLAH
1.
Transportasi 2x PP
5 orang
Rp.     100.000
Rp.  1.000.000
2.
Biaya akomodasi selama 1 bulan
a.    Konsumsi ( 3 kali makan)
b.    Sewa rumah


5 orang

5 orang


Rp.      100.000

Rp.   1.000.000


Rp.  2.100.000

Rp.  1.000.000
3.
Sewa tempat sosialisasi (Balai Desa)
2 kali
Rp.      500.000
Rp. 1.000.000
4.
Konsumsi peserta sosialisasi
a.       Air Mineral
b.      Snack


5 dus
5 dus


Rp.        15.000
Rp.      100.000


Rp.      75.000
Rp.    500.000
5.
Pembuatan Undangan
60 buah
Rp.          5.000
Rp.    300.000
6.
Pembuatan Spanduk Publikasi
3 x 5 meter
Rp.        30.000
Rp.    300.000
7.
Pembuatan Modul
1 paket
Rp.        50.000
Rp.      50.000
8.
Perbanyak modul
60 buah
Rp.        15.000
Rp.    900.000
9.
Sewa LCD
2 buah
Rp.      150.000
Rp.    300.000
10.
Pembuatan CD tutorial
60 buah
Rp.        10.000
Rp.    600.000
11.
Dokumentasi
1 paket
Rp.      200.000
Rp.    200.000
12.
Pembuatan Proposal Perijinan tempat
2 buah
Rp.        25.000
Rp.      50.000
13.
Konsumsi Pelaksana Kegiatan
15 orang
Rp.        50.000
Rp.    750.000



Total                      Rp.  9.125.000

2.      Bahan Habis
NO
NAMA BARANG
BANYAK
HARGA SATUAN
JUMLAH
1.
Telur bebek
30 butir
Rp.    1.500
Rp.   45.000
2.
Cuka
1 botol
(670 ml)
Rp.  50.000
Rp.   50.000
3.
Garam kasar
2 bungkus
(1 kg)
Rp.    5.000
Rp.   10.000
4.
Batu bata (dihaluskan)
2 kg
Rp.    4.000
Rp.     4.000
5.
Jerami
2 ikat (500gr)
Rp.   1.500
Rp.      3.000
6.
Kardus
5 buah
Rp.   1.000
Rp.      5.000
7.
Lampu 5 watt
5 buah
Rp.   5.000
Rp.     25.000
8.
Kabel
4 meter
Rp.   6.000
Rp.     24.000
9.
Kertas A4 70 gr
2 rim
Rp. 40.000
Rp.     80.000
10.
Tinta 4 warna
2 paket
Rp.100.000
Rp.   200.000
11.
Kertas Buffalo
5 lembar
Rp.   2.000
Rp.     10.000



          Total     Rp.  456.000

3.      Rekapitulasi

No.
Jenis Biaya
Biaya
1.
Bahan Habis
Rp.    456.000
2.
Biaya Operasional
Rp. 9.125.000
Total
Rp. 9.581.000





SURAT REKOMENDASI

Yang bertanda tangan dibawah ini,
Nama                                                        : Agung Prasetiawan
Pekerjaan/Jabatan                              : Kepala Desa Kakat Penjalin
Alamat Rumah                                      : Dusun Kakat, Desa Kakat Penjalin
RT 04/ RW 01, Ngimbang Lamongan
menyatakan bersedia sebagai MITRA yang akan memberikan dukungan dan bantuan sepenuhnya kepada:
Nama                                                        : Endah Parmadiyanti.
NIM                                                           : 1205334309577
Jurusan                                                    : Teknik Elektro
Alamat Rumah                                      : Jalan Terusan Ambarawa no.2
yang bertindak sebagai Ketua Pelaksana kegiatan PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA TAHUN 2012, dengan judul “Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Dalam Peningkatan Nilai Ekonomis Telur dengan Menggunakan Metode “HEACO” di Desa Kakat Penjalin, Ngimbang Lamongan”
Demikian surat rekomendasi ini dibuat dengan penuh kesadaran dan tanggung  jawab, tanpa ada unsur pemaksaan, untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

                                                                                                   Lamongan, 01 September 2012

               
                                                                                                Agung Prasetiawan






Biodata Dosen Pendamping

Nama                                                    : Drs. Puger Honggowiyono, M.T.                            
NIP                                                         : 131121739
Tempat tgl lahir                                 : Kudus, 25 Desember 1950
Agama                                                  : Islam                                  
Alamat                                                  : Jl. Puncak Malino No. 11 Malang            
Telp./HP                                              : 0341-568731/081 334 595 352   
Pangkat/Gol/Jabatan                     : Pembina/IVb/Lektor Kepala
Riwayat Pendidikan                        :

Pendidikan S1

Jurusan                            : Teknik Elektro
Bidang Studi                   : Listrik Arus Kuat
Perguruan Tinggi          : IKIP Surabaya

Pendidikan S2
Jurusan                            : Teknik Elektro                                    
Bidang Studi                   : Teknik Elektro
Perguruan Tinggi          : Universitas Brawijaya Malang







Malang, 01 September 2012




Drs. Puger Honggowiyono, M.T.
NIP 131121739

A.   Ketua Pelaksana
a.    Nama Lengkap                                            : Endah Parmadiyanti
b.    NIM                                                                 : 120533430977
c.    Fakultas/Program Studi                          : Teknik/S1 Pendidikan Teknik Informatika
d.    Perguruan Tinggi                           : Universitas Negeri Malang
e.    Alamat                                                           : Gambah Dalam, No 18, RT 1, RW1
                                                                                   Kalimantan Selatan
f.     Alamat di Malang                                       : Jl. Terusan Ambarawa No.2
                                                                                  Malang
g.    Alamat e-mail                                              : endahparmadiyanti@rocketmail.com
h.    No.Telp/HP                                  : 085251103812
i.      RiwayatPendidikan:
SD      : SDN Gambah Dalam, lulus 2006
SMP   : SMPN 2 Kandangan, lulus 2009
SMA  :SMAN 2 Kandangan,  lulus 2012
S1      : Pendidikan Teknik InformatikaUniversitasNegeriMalang, (sekarang)








Malang, 01 September 2012


Endah Parmadiyanti
                                                                                                        NIM 120533430977





B.      Anggota Pelaksana I
a.       Nama Lengkap                                          : WeniIkaRistiana
b.      NIM                                                               : 100311405184
c.       Fakultas/Program Studi                         : MIPA/ S1 PendidikanMatematika
d.      Perguruan Tinggi                          : Universitas Negeri Malang
e.       Alamat                                                          : Kakat Penjalin, RT 01 RW 2,
                                                                                   Ngimbang Lamongan
f.       Alamat di Malang                                     : Jl. Terusan Ambarawa No.2
                                                                                  Malang
g.       Alamat e-mail                                            : weniikaristianan@yahoo.com
h.      No.Telp/HP                                                : 085233398385
i.        RiwayatPendidikan:
SD      : SDN KakatPenjalin, lulus 2004
SMP   : SMPN 1Ngimbang Lamongan, lulus 2007
SMA  :SMAN 2Ngimbang Lamongan,  lulus 2010
S1      : Pendidikan MatematikaUniversitasNegeri Malang, (sekarang)









Malang, 01 September 2012

WeniIkaRistiana
                                                                                                        NIM 100311405184



C.      Anggota Pelaksana II
a.       Nama Lengkap                                          : Fimmatur Rizka Ardina
b.      NIM                                                               : 100311405173
c.       Fakultas/Program Studi                         : MIPA/ S1 PendidikanMatematika
d.      Perguruan Tinggi                          : Universitas Negeri Malang
e.       Alamat                                                          : Mergayu, RT 01 RW 3,
                                                                                   Bandung, Tulungagung
f.       Alamat di Malang                                     : Jl. Ambarawa No.22 A
                                                                                  Malang
g.       Alamat e-mail                                            : fimmaardina@gmail.com
h.      No.Telp/HP                                                : 085855878525
i.        RiwayatPendidikan:
SD      : MIN Mergayu, lulus 2004
SMP   : MTs N Bandung, lulus 2007
SMA  :MAN 2 Tulungagung,  lulus 2010
S1      : Pendidikan MatematikaUniversitasNegeri Malang, (sekarang)






Malang, 01 September 2012


Fimmatur Rizka Ardina
                                                                                                        NIM 10031140517








D.      Anggota Pelaksana III
a.       Nama Lengkap                            : Mohammad Rizky Kurniawan
b.      NIM                                                 : 120533430956
c.        Fakultas/Program Studi      : Teknik/S1 Pendidikan Teknik Informatika
d.      Perguruan Tinggi                : Universitas Negeri Malang
e.       Alamat                                            : Basuki Rachmat, RT.22 RW.03
                                                             Ngantru, Trenggalek
f.       Alamat di Malang                       : Jln. Bareng Tenes gang IV
g.       Alamat e-mail                              : moryku32@gmail.com
h.      No.Telp/HP                                  : 085608482519
i.        RiwayatPendidikan:
SD      : SDN 1 Ngantru, lulus 2006
SMP   : SMPN 1 Trenggalek, lulus 2009
SMA  : SMAN 1 Trenggalek,  lulus 2012
S1      : Pendidikan Teknik InformatikaUniversitasNegeri Malang, (sekarang).









Malang, 01 September 2012


Mohammad Rizky K
                                                                                                        NIM 120533430956



E.       Anggota Pelaksana IV
a.       Nama Lengkap                          : Purnianingsih
b.      NIM                                               : 120533400152
c.       Fakultas/Program Studi         : Teknik/ S1 PendidikanTeknik Informatika
d.      Perguruan Tinggi              : Universitas Negeri Malang
e.       Alamat                                          : Rt.18 Rw.04 Dk.Songkorejo 
                                                              Ds.Jombok Kec.Ngantang, Kab.Malang
f.       Alamat di Malang                     : Jln. Jombang
g.       Alamat e-mail                            : Purnia_ningsih@yahoo.com
h.      No.Telp/HP                                : 085781427281
i.        RiwayatPendidikan:
SD      : SDN Jombok 3, lulus tahun 2006
SMP   : Negeri 1 Ngantang  lulustahun  2009
SMA  : SMK PGRI 3 Malang,  lulus tahun 2012
S1      : Pendidikan Teknik InformatikaUniversitasNegeri Malang, (sekarang).








Malang, 01 September 2012


 Purnianingsih
                                                                                                        NIM 120533400152


Read More

Monday, October 29, 2012

CONTOH NARRATIVE TEXT


Narrative text
RABBIT AND BEAR
Analyze :
·         Orientation :
Once upon a time, there lived as neighbours, a bear and a rabbit. The rabbit is a good shot. In contrary, the bear is always clumsy and could not use the arrow to good advantage.
·         Complication :
One day, the bear called over the rabbit and asked the rabbit to take his bow and arrows and came with bear to the other side of the hill. The rabbit was fearing to arouse the bear’s anger so he could not refuse it. He consented and went with the bear and shot enough buffalo so satisfy the hungry family. Indeed he shot and killed so many that there was lots of meast left after the bear and his family had loaded themselves and packed all they could carry home. The bear was very gluttonous and did not want the rabbit to get any of the meat. The rabbit could not even taste the blood from the butchering as the bear would throw earth on the blood and dry it up. The poor rabbit would have to go home hungry after his hard day’s work.
·         Resolution :
the bear was the father of five children. The youngest child was very kind to the rabbit. He was very hearty eater. The mother bear always gave him an extra large piece of meat but the youngest child did not eat it. He would take outside with him and pretended to play ball with the meat. He kicked toward the rabbit’s house and when he got close to the door he would give the meat with such a great kick. The meat would fly into rabbit’s house. In this way, the poor rabbit would get his meal unknown to the papa bear.
·         Re- orientation :

Read More

MAKALAH SISTEM KOLOID


BAB II
PEMBAHASAN MAKALAH KOLOID

2.1 PENGERTIAN KOLOID


Ada kehidupan sehari-hari ini, sering kita temui beberapa produk yang merupakan campuran dari beberapa zat, tetapi zat tersebut dapat bercampur secara merata/ homogen. Misalnya saja saat ibu membuatkan susu untuk adik, serbuk/ tepung susu bercampur secara merata dengan air panas. Produk-produk seperti itu adalah sistem koloid.
 Koloid adalah suatu campuran zat heterogen (dua fase) antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid (fase terdispersi/yang dipecah) tersebar secara merata di dalam zat lain (medium pendispersi/ pemecah). Ukuran partikel koloid berkisar antara 1-100 nm. Ukuran yang dimaksud dapat berupa diameter, panjang, lebar, maupun tebal dari suatu partikel. Contoh lain dari sistem koloid adalah adalah tinta, yang terdiri dari serbuk-serbuk warna (padat) dengan cairan (air). Selain tinta, masih terdapat banyak sistem koloid yang lain, seperti mayones, hairspray, jelly, dll.  
Keadaan koloid atau sistem koloid atau suspensi koloid atau larutan koloid atau suatu koloid adalah suatu campuran berfasa dua yaitu fasa terdispersi dan fasa pendispersi dengan ukuran partikel terdispersi berkisar antara 10-7 sampai dengan 10-4 cm. Besaran partikel yang terdispersi, tidak menjelaskan keadaan partikel tersebut. Partikel dapat terdiri atas atom, molekul kecil atau molekul yang sangat besar. Koloid emas terdiri atas partikel-partikel dengan bebagai ukuran, yang masing-masing mengandung jutaan atom emas atau lebih. Koloid belerang terdiri atas partikel-partikel yang mengandung sekitar seribu molekul S8. Suatu contoh molekul yang sangat besar (disebut juga molekul makro) ialah haemoglobin. Berat molekul dari molekul ini 66800 s.m.a dan mempunyai diameter sekitar 6 x 10-7.
2.2  JENIS-JENIS KOLOID
Sistem koloid tersusun dari fase terdispersi yang tersebar merata dalam medium pendispersi. Fase terdispersi dan medium pendispersi dapat berupa zat padat, cair, dan gas. Berdasarkan fase terdispersinya, sistem koloid dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu:
1.      Sol (fase terdispersi padat)
a. Sol padat adalah sol dalam medium pendispersi padat
     Contoh: paduan logam, gelas warna, intan hitam
b. Sol cair adalah sol dalam medium pendispersi cair
     Contoh: cat, tinta, tepung dalam air, tanah liat
c. Sol gas adalah sol dalam medium pendispersi gas
    Contoh: debu di udara, asap pembakaran
2.      Emulsi (fase terdispersi cair)
a. Emulsi padat adalah emulsi dalam medium pendispersi padat
    Contoh: Jelly, keju, mentega, nasi
b. Emulsi cair adalah emulsi dalam medium pendispersi cair
    Contoh: susu, mayones, krim tangan
c. Emulsi gas adalah emulsi dalam medium pendispersi gas
    Contoh: hairspray dan obat nyamuk


3.      BUIH (fase terdispersi gas)
a. Buih padat adalah buih dalam medium pendispersi padat
    Contoh: Batu apung, marshmallow, karet busa, Styrofoam
b. Buih cair adalah buih dalam medium pendispersi cair
    Contoh: putih telur yang dikocok, busa sabun
     - Untuk pengelompokan buih, jika fase terdispersi dan medium pendispersi
              sama- sama berupa gas, campurannya tergolong larutan



2.3  SIFAT-SIFAT KOLOID
·                     Efek Tyndall
Efek Tyndall ialah gejala penghamburan berkas sinar (cahaya) oleh partikel-partikel koloid. Hal ini disebabkan karena ukuran molekul koloid yang cukup besar. Efek tyndall ini ditemukan oleh John Tyndall (1820-1893), seorang ahli fisika Inggris. Oleh karena itu sifat itu disebut efek tyndall.
Efek tyndall adalah efek yang terjadi jika suatu larutan terkena sinar. Pada saat larutan sejati (gambar kiri) disinari dengan cahaya, maka larutan tersebut tidak akan menghamburkan cahaya, sedangkan pada sistem koloid (gambar kanan), cahaya akan dihamburkan. hal itu terjadi karena partikel-partikel koloid mempunyai partikel-partikel yang relatif besar untuk dapat menghamburkan sinar tersebut. Sebaliknya, pada larutan sejati, partikel-partikelnya relatif kecil sehingga hamburan yang terjadi hanya sedikit dan sangat sulit diamati.

·                     Gerak Brown
Gerak Brown ialah gerakan partikel-partikel koloid yang senantiasa bergerak lurus tapi tidak menentu (gerak acak/tidak beraturan). Jika kita amati koloid dibawah mikroskop ultra, maka kita akan melihat bahwa partikel-partikel tersebut akan bergerak membentuk zigzag. Pergerakan zigzag ini dinamakan gerak Brown. Partikel-partikel suatu zat senantiasa bergerak.
Gerakan tersebut dapat bersifat acak seperti pada zat cair dan gas, atau hanya bervibrasi di tempat seperti pada zat padat. Untuk koloid dengan medium pendispersi zat cair atau gas, pergerakan partikel-partikel akan menghasilkan tumbukan dengan partikel-partikel koloid itu sendiri. Tumbukan tersebut berlangsung dari segala arah. Oleh karena ukuran partikel cukup kecil, maka tumbukan yang terjadi cenderung tidak seimbang. Sehingga terdapat suatu resultan tumbukan yang menyebabkan perubahan arah gerak partikel sehingga terjadi gerak zigzag atau gerak Brown. Semakin kecil ukuran partikel koloid, semakin cepat gerak Brown terjadi. Demikian pula, semakin besar ukuran partikel koloid, semakin lambat gerak Brown yang terjadi. Hal ini menjelaskan mengapa gerak Brown sulit diamati dalam larutan dan tidak ditemukan dalam zat padat (suspensi). Gerak Brown juga dipengaruhi oleh suhu. Semakin tinggi suhu system koloid, maka semakin besar energi kinetic yang dimiliki partikel-partikel medium pendispersinya. Akibatnya, gerak Brown dari partikel-partikel fase terdispersinya semakin cepat. Demikian pula sebaliknya, semakin rendah suhu system koloid, maka gerak Brown semakin lambat.

·                     Absorpsi
Absorpsi  ialah peristiwa penyerapan partikel atau ion atau senyawa lain pada permukaan partikel koloid yang disebabkan oleh luasnya permukaan partikel. (Catatan : Absorpsi harus dibedakan dengan absorpsi yang artinya penyerapan yang terjadi di dalam suatu partikel). Contoh : (i) Koloid Fe(OH)3 bermuatan positif karena permukaannya menyerap ion H+. (ii) Koloid As2S3 bermuatan negatif karena permukaannya menyerap ion S2.

·                     Muatan koloid
Dikenal dua macam koloid, yaitu koloid bermuatan positif dan koloid bermuatan negatif.

·                     Koagulasi koloid
Koagulasi adalah penggumpalan partikel koloid dan membentuk endapan. Dengan terjadinya koagulasi, berarti zat terdispersi tidak lagi membentuk koloid. Koagulasi dapat terjadi secara fisik seperti pemanasan, pendinginan dan pengadukan atau secara kimia seperti penambahan elektrolit, pencampuran koloid yang berbeda muatan.

·                     Koloid pelindung
Koloid pelindung ialah koloid yang mempunyai sifat dapat melindungi koloid lain dari proses koagulasi.

·                     Dialisis
Dialisis ialah pemisahan koloid dari ion-ion pengganggu dengan cara ini disebut proses dialisis.

·                     Elektroforesis
Elektroferesis ialah peristiwa pemisahan partikel koloid yang bermuatan dengan menggunakan arus listrik.

2.4  PEMBUATAN SISTEM KOLOID

Reaksi dekomposisi rangkap
Misalnya:
- Sol As2S3 dibuat dengan gaya mengalirkan H2S dengan perlahan-lahan melalui larutan As2O3 dingin sampai terbentuk sol As2S3 yang berwarna kuning terang;
As2O3 (aq) + 3H2S(g) à As2O3 (koloid) + 3H2O(l)
(Koloid As2S3 bermuatan negatif karena permukaannya menyerap ion S2-)
- Sol AgCl dibuat dengan mencampurkan larutan AgNO3 encer dan larutan HCl encer;
AgNO3 (ag) + HCl(aq) à AgCl (koloid) + HNO3 (aq)

Pemanasan nitrat
Jika dipanaskan, kebanyakan nitrat cenderung mengalami dekomposisi membentuk oksida logam, nitrogen dioksida berupa asap coklat, dan oksigen.
Sebagai contoh, nitrat Golongan 2 yang sederhana seperti magnesium nitrat mengalami dekomposisi dengan reaksi sebagai berikut :
Pada Golongan 1, ithium nitrat mengalami proses dekomposisi yang sama - menghasilkan lithium oksida, nitrogen dioksida dan oksigen.
Akan tetapi, nitrat dari unsur selain lithium dalam Golongan 1 tidak terdekomposisi sempurna (minimal tidak terdekomposisi pada suhu Bunsen) - menghasilkan logam nitrit dan oksigen, tapi tidak menghasilkan nitrogen oksida.
Semua nitrat dari natrium sampai cesium terdekomposisi menurut reaksi di atas, satu-satunya yang membedakan adalah panas yang harus dialami agar reaksi bisa terjadi. Semakin ke bawah golongan, dekomposisi akan semakin sulit, dan dibutuhkan suhu yang lebih tinggi.
Pemanasan karbonat
Jika dipanaskan, kebanyakan karbonat cenderung mengalami dekomposisi membentuk oksida logam dan karbon dioksida.
Sebagai contoh, karbonat Golongan 2 sederhana seperti kalsium karbonat terdekomposisi sebagai berikut:
Pada Golongan 1, lithium karbonat mengalami proses dekomposisi yang sama - menghasilkan lithium oksida dan karbon dioksida.
Karbonat dari unsur-unsur selain lithium pada Golongan 1 tidak terdekomposisi pada suhu Bunsen, walaupun pada suhu yang lebih tinggi mereka akan terdekomposisi. Suhu dekomposisi lagi-lagi meningkat semakin ke bawah Golongan.


2.5   KEGUNAAN KOLOID
Sistem koloid banyak digunakan pada kehidupan sehari-hari, terutama dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disebabkan sifat karakteristik koloid yang penting, yaitu dapat digunakan untuk mencampur zat-zat yang tidak dapat saling melarutkan secara homogen dan bersifat stabil untuk produksi dalam skala besar.

          Berikut ini adalah tabel aplikasi koloid:
 
Jenis industri
Contoh aplikasi
Industri makanan
Keju, mentega, susu, saus salad
Industri kosmetika dan perawatan tubuh
Krim, pasta gigi, sabun
Industri cat
Cat
Industri kebutuhan rumah tangga
Sabun, deterjen
Industri pertanian
Peptisida dan insektisida
Industri farmasi
Minyak ikan, pensilin untuk suntikan

Berikut ini adalah penjelasan mengenai aplikasi koloid:
 1.       Pemutihan Gula
            Gula tebu yang masih berwarna dapat diputihkan. Dengan melarutkan gula ke dalam air, kemudian larutan dialirkan melalui sistem koloid tanah diatomae atau karbon. Partikel koloid akan mengadsorpsi zat warna tersebut. Partikel-partikel koloid tersebut mengadsorpsi zat warna dari gula tebu sehingga gula dapat berwarna putih.

2.       Penggumpalan Darah
            Darah mengandung sejumlah koloid protein yang bermuatan negatif. Jika terjadi luka, maka luka tersebut dapat diobati dengan pensil stiptik atau tawas yang mengandung ion-ion Al3+ dan Fe3+. Ion-ion tersebut membantu agar partikel koloid di protein bersifat netral sehingga proses penggumpalan darah dapat lebih mudah dilakukan.

3.         Penjernihan Air
            Air keran (PDAM) yang ada saat ini mengandung partikel-partikel koloid tanah liat,lumpur, dan berbagai partikel lainnya yang bermuatan negatif. Oleh karena itu, untuk menjadikannya layak untuk diminum, harus dilakukan beberapa langkah agar partikel koloid tersebut dapat dipisahkan. Hal itu dilakukan dengan cara menambahkan tawas (Al2SO4)3.Ion Al3+ yang terdapat pada tawas tersebut akan terhidroslisis membentuk partikel koloid Al(OH)3 yang bermuatan positif melalui reaksi:
Al3+   +   3H2O     à    Al(OH)3   +      3H+
Setelah itu, Al(OH)3 menghilangkan muatan-muatan negatif dari partikel koloid tanah liat/lumpur dan terjadi koagulasi pada lumpur. Lumpur tersebut kemudian mengendap bersama tawas yang juga mengendap karena pengaruh gravitasi. Berikut ini adalah skema proses penjernihan air secara lengkap:
Read More

Invers of The Matrix Program

* This Program is original that our own making  without copying from internet or another source ( Program ini Asli kami buat sendiri tanpa ngopy di internet atau yang lain)

.:::VERSION MACROMEDIA FLASH:::.     

         This Program can find an Inverse OF MATRIX with GAUSS JORDAN Method's. You only need input a number of matrix like :  
         Input     A1.1 (Row 1st   Columns 1st )     = 4
                      A1.2 (Row 1st Columns 2nd )     =  6
                      A2.1 (Row 2nd Columns 1st)      =  8
                      A2.2 (Row 2nd Coulumns 2nd)   = 10
         
                      So the matrix like à 


       And the Program will start to invers that matrix by step and step that will be explain in this program. So finally the program will show the answer -->


        Ø  You can Download this Program Version macromedia flash at
   à http://www.mediafire.com/?32q2zk52he1hgw3


.::: VERSION PROGRAM BASIC C++ ::.

          This Program can find an Inverse OF MATRIX with GAUSS JORDAN Method's . You only need input a number of matrix but the this program is basic so the view is very simple not like version macromedia flash.
          
 Ø In this Version we wiil give a SOURCE CODE in C++ 
===============================================

===============================================


  Ø  And we share the source kode (.cpp) of this Program by use C++ program. You can download
==> http://www.mediafire.com/?57bkzm3ak7i4uym  

  Ø  And version .exe from program C++. 
==> http://www.mediafire.com/?e72erflrtxza7co



                *The Screen Shot Program C++ INVERS MATRIX 

                  1. Input the the code of Ordo matrix and Value of matrix

2                 2. Show The Inverse from matrix above
  

          MEMBER’S OF GROUP (PTI OFF A)

1.       MUHAMMAD ARIYANTO WIJAYA          (120533430961)
2.       TONI ARI WIBOWO                                  (120533430982)
3.       MOHAMMAD RIZKY KURNIAWAN         (120533430956)
4.       MEGA AYULIA R                                         (120533430941)
5.       LINTANG SEKAR ASIH                              (120533430945)


                 



Read More