Visitor

Tuesday, May 6, 2014

Penjelasan Input/Output ( I / O) Wiliam Stalling

DOWNLOAD document(.Doc) Lengkap --> [DOWNLOAD] via 4shared.com

INPUT / OUTPUT ( I / O)

Sistem komputer tidak akan berguna tanpa adanya peralatan input dan output. Operasi-operasi I/O diperoleh melalui sejumlah perangkat eksternal yang menyediakan alat untuk pertukaran data di antara lingkungan luar dan komputer.
Mesin komputer akan memiliki nilai apabila bisa berinteraksi dengan dunia luar. Lebih dari itu, komputer tidak akan berfungsi apabila tidak dapat berinteraksi dengan dunia luar. Ambil contoh saja, bagaimana kita bisa menginstruksikan CPU untuk melakukan suatu operasi apabila tidak ada keyboard. Bagaimana kita melihat hasil kerja sistem komputer bila tidak adamonitor.Keyboard dan monitor tergolong dalam perangkat eksternal komputer.
Perangkat eksternal yang dihubungkan modul I/O seringkali disebut perangkat peripheral, atau untuk mudahnya disebut peripheral.
Sistem komputer tidak akan berguna tanpa adanya peralatan input dan output. Operasi-operasi I/O diperoleh melalui sejumlah perangkat eksternal yang menyediakan alat untuk pertukaran data di antara lingkungan luar dengan komputer. Perangkat eksternal dihubungkan dengan komputer oleh suatu link dengan modul I/O
Link digunakan untuk pertukaran kontrol, status, dan data antara modul I/O sering kali disebut sebagai perangkat peripheral, atau untuk mudahnya disebut peripheral.


A.    KLASIFIKASI

Secara umum perangkat eksternal diklasifikasikan menjadi 3 katagori :
1. Human Readable
    yaitu perangkat yang berhubungan dengan manusia sebagai pengguna komputer.
    Cocok untuk berkomunikasi dengan pengguna komputer.   
    Contohnya: monitor, keyboard, mouse, printer, joystick, disk drive.
2. Machine readable
    yaitu perangkat yang berhubungan dengan peralatan. Biasanya berupa modul sensor
    dan tranduser untuk monitoring dan kontrol suatu peralatan atausistem.
    cocok untuk berkomunikasi dengan peralatan.
3. Communication
   yatu perangkat yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh.Misalnya: NIC dan    
   modem. cocok untuk berkomunikasi dengan perangkat jarak jauh.
   Interface ke modul I/O adalah dalam bentuk signal-signal control, status dan data.

B.     CARA KERJA SECARA UMUM

Perangkat eksternal dihubungkan dengan komputer oleh suatu link dengan modul I/O. Link digunakan untuk pertukaran control, status dan data antara modul I/O dengan perangkat eksternal.
Data berbentuk sekumpulan bit untuk dikirimkan ke modul I/O atau diterima dari modul I/O. Control Signalmenentukan fungsi-fungsi yang akan dilakukan perangkat, seperti mengirimkan data ke modul I/O (INPUT atau READ), menerima data dari modul I/O (OUTPUT atau WRITE), report status, atau membentuk fungsi control tertentu ke perangkat. Signal status menandai status perangkat. Misalnya READY/NOT READY untuk menunjukan kesiapan perangkat untuk mengirimkan data.
Control logic berkaitan dengan perangkat yang mengontrol operasi perangkat dalam memberikan respons yang berasal dari modul I/O. Transducer mengubah data dari energi listrik menjadi energi lain selama berlangsungnya output dan dari bentuk energi tertentu menjadi energi listrik selama berlangsungnya input. Umumnya, suatu buffer dikaitkan dengan transducer untuk menampung sementara data yang ditransfer di antara modul I/O dan dunia luar. Ukuran buffer yang umum adalah 8 hingga 16 bit.
Prinsip kerja yang dilakukan perangkat input adalah merubah perintah yang dapat dipahami oleh manusia kepada bentuk yang dipahami oleh komputer (machine readable form), ini berarti mengubahkan perintah dalam bentuk yang dipahami oleh manusia kepada data yang dimengerti oleh komputer yaitu dengan kode-kode binary (binary encoded information). Perangkat input dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu perangkat input langsung dan perangkat input tidak langsung. Perangkat input langsung yaitu input yang digunakan langsung diproses di CPU, tanpa melalui media lain. Sedangkan perangkat input tidak langsung adalah input yang dimasukkan tidak langsung dip roses di CPU





C.    PERANGKAT MASUKAN DAN KELUARAN


Sering disebut device manager. Menyediakan device driver yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup). Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada perangkat keras, CD-ROM dan floppy disk. Komponen Sistem Operasi untuk sistem I/O:
·                  Penyangga: menampung sementara data dari/ ke perangkat I/O.
·                  Spooling: melakukan penjadualan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien (antrian dsb.).
·                  Menyediakan driver: untuk dapat melakukan operasi rinci untuk perangkat keras I/O tertentu.
·                   

D.             PRINSIP PERANGKAT KERAS I / O

Batasan : bagaimana hardware tersebut di program
Manajemen perangkat I/O mempunyai beragam fungsi, diantaranya :
·                  mengirimkan perintah ke perangkat I/O agar menyediakan layanan
·                  menangani interupsi perangkat I/O
·                  menangani kesalahan pada perangkat I/O
·                  menyediakan interface ke pemakai

E.     I/O DEVICE


Perangkat I/O dapat dibedakan berdasarkan :

1. Sifat aliran data, Berdasarkan aliran data dibedakan menjadi
a. Perangkat berorientasi blok (block-oriented devices)
Contohnya : disk, tape, CD-ROM, Optical disk
b. Perangkat berorientasi karakter (character-oriented devices)
Contohnya : terminals, line printer, punch card, network interfaces, pita kertas, mouse
Klasifikasi diatas tidak mutlak, karena ada beberapa perangkat yang tidak termasuk kategori diatas, misalnya : Clock, Memory Mapped Screen, Sensor

2. Sasaran komunikasi, Berdasarkan sasaran komunikasi dibedakan menjadi:

a. Perangkat yang terbaca oleh manusia (human readable device)
Contohnya :  VDT (Video Display Terminal) terdiri dari monitor, keyboard (+mouse)
b. Perangkat yang terbaca oleh mesin (machine readable device)
Contohnya : disk, tape, sensor, controller
c. Untuk komunikasi
Contohnya : modem


F.     DEVICE CONTROLLER


a.      Komponen elektronik
Device controller / adapter adalah untuk mengaktif-kan perangkat eksternal dan memberitahukan yang perlu dilakukan oleh perangkat / driver.
Contoh : unit tape megnetik diinstruksikan kembali ke posisi awal, bergerak ke record berikutnya.

b.      Komponen mekanik
Contohnya : head, motor stepper, printer


G.    KONEKSI 


Perangkat eksternal dapat dipasang melalui saluran, port, atau colokan tertentu. Pada komputer PC, saluran ini biasanya adalah saluran serial, saluran paralel, saluran USB, dan saluran PCMCIA. Dalam beberapa aplikasi, misalnya untuk menggabungkan dengan telepon seluler, dapat juga digunakan saluran inframerah (IrDA).  

Tujuan  Communication Synchronization adalah agar data yang dikirimkan dapat ditafsirkan (dimengerti) oleh penerima dengan tepat dan benar.
Fungsi sinkronisasi:
• Agar penerima mengetahui dengan tepat dan benar apakah sinyal yang diterima merupakan bit dari suatu data (sinkronisasi bit).
• Agar penerima mengetahui dengan tepat bit data (data bit) yang membentuk sebuah karakter (sinkronisasi karakter).

Perangkat-perangkat komunikasi memungkinkan komputer untuk saling bertukar data dengan perangkat jarak jauh, yang mungkin berupa perangkat human-readable, serperti terminal, perangkat mesin readable, atau bahkan komputer lainnya.

Port Komputer
Port komputer hardware berfungsi sebagai antarmuka sebuah komputer dengan komputer atau device lain.

Port serial
jenis ini mengirim dan menerima data 1 bit pada saat melalui kabel tunggal.
Digunakan antara lain : LCD

Port Paralel
Dapat mengirim dan menerima sejumlah bit data pada satu saat melalui satu set kabel.      

Universal Serial BUS
Pengembangan dari port serial. Sejumlah vendor dari devais standar seperti mouse dan printer telah beralih ke USB. USB lebih memudahkan berkoneksi, plug and play, dirancang tidak bergantung kepada expansion slot, bila dipasang copot, tidak perlu me-reboot komputer.



USB hub
Sebuah USB hub selain dapat menampung sejumlah device, juga dapat menampung sejumlah USB hub.

PCMCIA
Alat yang digunakan untuk menghubungkan komputer laptop (note book) dengan jaringan kabel , contohnya: 3 com.pcmcia ini sangat berguna sekali bagi pengguna note book agar terhubung dengan jaringan komputer.

Hub\Switch
Alat yang digunakan untuk menghubungkan kabel-kabel pada sebuah jaringan komputer. jadi hub ini berfungsi sebagaikonsentrator dari sebuah jaringan selain itu, hub juga berfungsi untuk mengatur arus data yang masuk dan keluar server, bisa di ibaratkan hub ini seperti lampu lalulintas, bila tidak ada lampu lalulintas, dapat dipastikan banyak terjadi kemacetan atau tabrakan, ini pula dapat terjadi pada jaringan.


Nir Kabel


Bluetooth, Infra merah, wireless, dll.
Read More

Penjelasan Sistem Operasi (Wiliam Stalling)

 DOWNLOAD document(.Doc) Lengkapx --> [DOWNLOAD] via 4shared.com

Operating System Overview
Sistem operasi ( SO ) adalah perangkat lunak yang mengontrol eksekusi program pada prosesor dan mengelola sumber daya prosesor .  SO melakukan beberapa fungsi daintaranya penjadwalan proses dan manajemen memori.
§  Penjadwalan proses. SO menentukan proses yang harus dijalankan pada setiap waktu . Biasanya , perangkat keras akan menyela proses yang berjalan pada waktu itu, agar SO dapat membuat keputusan penjadwalan baru, sehingga prosesor dapat membagi waktu untuk proses yang akan datang.

§  Manajemen memori . Manfaat dari manajemen memori adalah sebagai-berikut :
1.  Sebuah proses dapat berjalan di memori utama tanpa adanya sebuah perintah dan data dari program itu dapat langsung di tampilkan di memori utama.
2.  Ruang memori yang tersedia untuk program dapat melebihi memori utama yang sebenarnya pada sistem memori. Walaupun manajemen memori di tampilkan dalam perangkat lunak , SO tetap bergantung pada hardware dalam prosesor , termasuk paging dan segmentasi hardware .

Gambaran Sistem Operasi
Tujuan dan Fungsi Sistem Operasi adalah mengontrol eksekusi dari aplikasi dan bertindak sebagai antarmuka antara pengguna dan perangkat keras komputer. Hal ini memiliki dua tujuan:
·       Kenyamanan   : OS membuat komputer lebih nyaman digunakan .
·       Efisiensi           : OS memungkinkan sumber daya sistem komputer digunakan secara efisien

a.      Sistem operasi sebagai user / computer interface
Hardware dan software yang digunakan oleh pengguna dalam aplikasi dapat dilihat di lapisan hirarki , yang digambarkan pada Gambar 8.1 . Pengguna aplikasi tersebut , umumnya tidak peduli dengan arsitektur komputer . Jadi user hanya memandang sistem komputer sebagai aplikasi,bisa dinyatakan dalam bahasa pemrograman dan dikembangkan oleh seorang programmer aplikasi .

Secara singkat, OS biasanya digunakan dalam bidang-bidang berikut:

§  Pembuatan Program :

OS menyediakan berbagai fasilitas dan layanan, seperti editor dan debugger, untuk membantu programmer dalam membuat program. biasanya, layanan ini dalam bentuk program utilitas yang tidak sepenuhnya bagian dari SO tetapi dapat diakses melalui SO.
§  Eksekusi Program :
Sejumlah tugas perlu dilakukan untuk mengeksekusi program. Seperti Instruksi data harus dimuat ke memori utama, perangkat I / O dan file harus diinisialisasi, dan sumber daya lainnya harus disiapkan. OS menangani semua ini bagi pengguna.
§  Akses ke perangkat I / O :
Setiap perangkat I / O memerlukan set yang spesifik. OS mengurus detail sehingga programmer dapat berpikir dalam hal yang sederhana membaca dan menulis.
§  Pengendalian akses ke file :
Dalam hal file, kontrol harus dipahami secara menyeluruh bukan hanya sifat dasar perangkat I / O seperti (drive, tape drive disk) tetapi juga format file pada media penyimpanan. Kedepan, dalam SO dapat menangani sistem yang dijalankan dengan multiuser, OS dapat menyediakan mekanisme perlindungan untuk mengontrol akses ke file dari tiap-tiap user.
§  Akses Sistem :
Dalam kasus pembagian (share) atau publik system, OS dapat mengontrol seluruh akses ke sistem. Dalam mengakses harus memberikan perlindungan sumber daya(resource) ,perlindungan data dari pengguna yang tidak bertanggung jawab, dan harus menyelesaikan masalah yang terjadi pada resource
§  Kesalahan deteksi dan respon :
Berbagai kesalahan dapat terjadi ketika komputer sedang running. Termasuk kesalahan hardware internal dan eksternal, seperti kesalahan memori, kegagalan perangkat, dan berbagai kesalahan yang terjadi pada perangkat lunak, seperti aritmatika overflow, mencoba untuk mengakses lokasi memori yang dilarang,  dan ketika OS tidak mampu untuk menajalankan permintaan dari aplikasi. Dalam setiap menjalankan aplikasi, OS harus membuat respon untuk tidak membuat kesalahan tapi tidak berdampak pada aplikasi.
§   Akuntansi(menghitung) :
Sebuah OS yang baik bisa mengumpulkan informasi yang digunakan untuk berbagai sumber daya dan memantau kinerja komputer. Pada sistem apapun, Informasi yang didapat akan berguna dalam mengantisipasi kebutuhan yang akan diperlukan oleh sistem dan dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja sistem. Pada sistem multiuser, informasi dapat digunakan untuk berbagai tujuan.

b.      Sistem operasi sebagai sumberdaya manager
Sebuah komputer adalah seperangkat sumber daya untuk penyimpanan, pengolahan data, dan bertanggung jawab mengontrol sumberdaya manajer. Untuk menjalankan semua itu SO harus mengelola fungsi dasar komputer sehingga dapat mengontrol kinerja komputer. 

Karakteristik sistem operasi di bedakan menjadi dua , dimensi pertama menentukan apakah sistem tersebut batch atau interaktif. Dalam sebuah sistem interaktif, pengguna / programmer berinteraksi langsung dengan komputer melalui keyboard / layar terminal. Sistem batch merupakan kebalikan dari interaktif. Pengguna  Program batched biasanya bekerja bersama dengan program dan dengan pengguna yang lain. Setelah program selesai, hasilnya dicetak,sekarang sistem ini jarang sekali digunakan.

Sistem
Sejak komputer pertama sekitar tahun 1940-an sampai pertengahan 1950-an, programmer berinteraksi langsung dengan hardware komputer, tidak ada SO yang bekerja pada komputer tersebut. Prosesor ini dijalankan dari konsol, yang terdiri dari lampu layar, switch toggle, beberapa bentuk perangkat input, dan printer.
Pada sistem ini terdapat dua masalah utama:
§  Penjadwalan:
Dalam penjadwalan user terlebih dahulu memesan tempat dan waktu untuk menggunakan komputer tersebut.
§  Setup time:
Untuk menjalankan sebuah program, harus menjalankan compiler
dengan program bahasa tingkat tinggi ke dalam memori (source program), menyimpan
program dikompilasi (program object), dan kemudian mengunggah dan menghubungkan antara program objek dan fungsi umum. Setiap tahap yang dilakukan pada saat setup time harus dilakukan secara berurutan, jika terjadi kesalahan pada saat melakukan setup time maka user/programmer tersebut harus mengulang setup timenya dari awal.
§  Simple batch systems merupakan prosesor yang mahal, oleh karena itu
penting untuk memaksimalkan pengaturan prosesor. Tidak membuang-buang waktu karena waktu penjadwalan dan setup tidak dapat diterima.

Beberapa Fitur dari hardware yang diinginkan:
a.       Proteksi memori :
Ketika program sedang di eksekusi, hasulah tidak mempengaruhi memori yang terdapat dalam monitor. Jika hal itu benar-benar di lakukan, harware prosesor akan dapat mendetekdi error dan dapat memberitahukannya ke monitor. Kemudian akan membatalkan pekerjaan, mencetak pesan kesalahan, dan menjalankan pekerjaan berikutnya.

b.      Timer :
Sebuah timer digunakan untuk mencegah sebuah pekerjaan menguasai system sehingga pekerjaan yang lain tidak di lakukan. Timer diatur pada awal setiap pekerjaan dan ketika berahir akan mengembalikan kontrol ke monitor
c.       Privileged instructions
d.      Interrupts: komputer jaman dahulu tidak memiliki kemampuan ini. Fitur ini
membuat OS lebih fleksibilitas dalam memberikan kontrol dan mendapatkan kembali kontrol
dari program.

Pemrograman Sistem Batch
Batch system adalah dimana job-job yang mirip dikumpulkan dan dijalankan secara kelompok kemudian setelah kelompok yang dijalankan tadi selesai maka secara otomatis kelompok lain dijalankan. Contoh sebuah Batch System adalah sebuah e-mail dan transaksi batch processing. Dalam suatu sistem batch processing, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi transaksi lain, dan kemudian dientri ke dalam sistem secara periodik. Di waktu kemudian, selama siklus pengolahan berikutnya, transaction file dapat divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan untuk meng-up date master file yang berkaitan.
Ada 2 cara Batch System , yaitu :
1. Resident Monitor
a. Operator bertugas mengatur urutan job
b. Job-job yg sama cukup dicetak sekali saja, cara inilah yg disebut “Batch system”

Teknik pengurutan job secara manual begini akan menyebabkan tingginya waktu menganggur CPU. Muncul teknik pengurutan job otomatis yg mampu mentransfer secara otomatis dari suatu proses ke proses lainnya.Program kecil dan bersifat residen dimemori serta berisi urutan2 job yg akan berpindah secara otomatis, inilah “Resident Monitor”

2. Overlap Operasi antara I/O dg CPU
Off line Processing, data yg dibaca dari card reader disimpan dulu dalam tape driver sebelum dibawa ke CPU, demikian pula informasi yg mau dicetak, disimpan dulu di tape 
Spooling  adalah suatu program dapat dikerjakan walaupun I/O masih mengerjakan  proses lainnya dan disk secara bersamaan menggunakan data untuk banyak proses. Pengertian multi programming adalah kegiatan menjalankan beberapa program pada memori pada satu waktu.

Time Sharing System
Time-sharing adalah metode dimana banyak pengguna dapat melakukan processing dalam satu komputer.
Salah satu penggunaan time sharing system ini dapat dilihat dalam pemakaian suatu teller terminal pada suatu bank. Bilamana seorang nasabah datang ke bank tersebut untuk menyimpan uang atau mengambil uang, maka buku tabungannya ditempatkan pada terminal. Dan oleh operator pada terminal tersebut dicatat melalui papan ketik (keyboard), kemudian data tersebut dikirim secara langsung ke pusat komputer, memprosesnya, menghitung jumlah uang seperti yang dikehendaki, dan mencetaknya pada buku tabungan tersebut untuk transaksi yang baru saja dilakukan. 

Batch Multiprogramming
Time Sharing
Tujuan utama
Maksimalkan penggunaan prosesor
Maksimalkan penggunaan prosesor
Penggunaan untuk sistem operasi
Perintah bahasa yang disediakan
Perintah masuk di terminal


8.2 PENJADWALAN
Kunci utama dari multiprogramming adalah penjadwalan. Penjadwalan dibagi ke dalam 4 jenis yakni :
a.      Penjadwalan Jangka Panjang
Penjadwalan jangka panjang menentukan program mana yang akan diproses. Dengan demikian, dia akan mengontrol tingkat multiprogramming (jumlah proses dalam memori).

b.      Penjadwalan Jangka Menengah
Penjadwalan jangka menengah merupakan bagian dari fungsi swapping, biasanya keputusan swapping didasarkan pada kebutuhan untuk mengelola tingkat multiprgramming. Jadi penjadwalan ini menentukan penambahan jumlah proses sebagian atau seluruhnya dalam memori utama.

c.       Penjadwalan Jangka Pendek
Penjadwalan jangka pendek menentukan proses manakah yang tersedia yang akan dieksekusi oleh prosesor

d.      Penjadwalan I/O
Penjadwalan I/O menentukan proses permintaan I/O manakah yang tertunda yang harus ditangani oleh perangkat I/O yang tersedia.

Ada 5 macam keadaan proses, yakni :
1.      New                 :  proses sedang dikerjakan/ dibuat
2.      Ready             :  proses siap dieksekusi oleh sebuah prosesor
3.      Running           :  instruksi sedang dieksekusi
4.      Waiting                        :  proses sedang menunggu sejumlah event (seperti sebuah penyelesaian I/O atau penerimaan sebuah tanda/ signal)
5.      Healted                        :  proses telah selesai dieksekusi

PCB (Process Control Block) terdiri dari :
1.      Identifier : sistem memiliki tanda pengenal yang unik
2.      State : keadaan saat proses (baru, siap, dsb).
3.      Priority : tingkat prioritas
4.      Program Counter : alamat instruksi berikutny adalam program yang akan dieksekusi
5.      Memory pointers : Awal dan akhir lokasi proses dalam memori.
6.      Context data : data yang ada dalam register pada prosesor saat proses dieksekusi.
7.      I/O status information  : permintaan proses perangkat input output.

Read More

penjelasan "REGISTER" (Wiliam Stalling)


# DOWNLOAD Document Lengkap (ada Gambarx) : [DOWNLOAD] via 4shared.com


REGISTER


Sistem komputer menggunakan hirarki memori ditingkat yang lebih tinggi hirarki , memori lebih cepat , lebih kecil , dan lebih mahal ( perbit) . Dalam prosesor , ada satu set register yang berfungsi sebagai tingkat memory di atas memori utama dan cache dalam hirarki . Register dalam prosesor melakukan dua peran :
• register User- Visible : Aktifkan programmer mesin atau bahasa assembly untuk meminimalkan referensi memori utama dengan mengoptimalkan penggunaan register .
• Kontrol dan status register : Digunakan oleh unit kontrol untuk mengendalikan operasi prosesor dan dengan istimewa , program sistem operasi untuk mengontrol pelaksanaan program .

Register User-Visible
Sebuah register dapat dilihat oleh pengguna adalah salah satu yang bisa dijadikan acuan dengan cara bahasa mesin bahwa prosesor mengeksekusi. Kita bisa mencirikan ini dalam kategori berikut:
• Tujuan Umum
• data
• Alamat
• Kode Kondisi

Tujuan umum register ditugaskan untuk berbagai fungsi dengan programmer . Artinya , setiap tujuan umum mendaftar dapat berisi operan untuk kode operasi apapun. Dalam beberapa kasus , tujuan umum register dapat digunakan untuk menangani fungsi (misalnya , daftar tidak langsung , perpindahan ) . Dalam kasus lain , ada sebagian atau bersih dipisahkan antara register data dan alamat registers. Data register mungkin digunakan hanya untuk menyimpan data dan tidak dapat digunakan dalam perhitungan alamat operan . Alamat registers memungkinkan diri mereka tujuan agak umum , atau mungkin memilih untuk mode pengalamatan tertentu. Contohnya adalah sebagai berikut:

1. Pointer Segmen : Dalam sebuah mesin dengan tersegmentasi menangani sebuah Register     segmen menyimpan alamat dasar segmen . Mungkin ada beberapa register : misalnya , satu untuk sistem operasi dan satu untuk proses saat ini.
2. Indeks register : ini digunakan untuk diindeks menangani dan mungkin autoin - dexed .
3. Stack pointer : Jika ada tumpukan dilihat oleh pengguna menangani , maka biasanya ada didedikasikan register yang menunjuk ke atas tumpukan .

Empat register yang berperan penting untuk eksekusi instruksi :
·         Program counter ( PC ) : Berisi alamat instruksi yang akan diambil
·         Instruksi register ( IR ) : Berisi instruksi yang paling baru diambil
·         Alamat Memory register ( MAR ) : Berisi alamat lokasi dalam memori
·         Memori penyangga register ( MBR ) : Berisi kata data yang akan ditulis ke memori atau kata yang paling baru dibaca
Tidak semua prosesor memiliki register internal ditunjuk sebagai MAR dan MBR , beberapa mekanisme penyangga setara diperlukan dimana bit menjadi trans - ditransfer ke sistem bus yang dipentaskan dan bit untuk dibaca dari bus data disimpan sementara .

Proses Eksekusi intruksi :
Biasanya , prosesor akan selalu update setiap instruksi sehingga PC selalu menunjuk ke instruksi berikutnya yang akan dieksekusi . Sebuah cabang atau instruksi loncat juga akan memodifikasi isi dari PC . Yang diambil instruksi dimuat ke IR , dimana opcode dan operan specifier dianalisis . Data dipertukarkan dengan memori menggunakan MAR dan MBR . Dalam sistem bus - terorganisir, MAR menghubungkan langsung ke bus alamat , dan MBR menghubungkan langsung ke bus data. User- terlihat register , pada gilirannya , pertukaran data dengan MBR .
Keempat register hanya disebutkan digunakan untuk pergerakan data antara prosesor dan memori . Dalam prosesor , data harus disampaikan kepada ALU untuk diproses. ALU dapat memiliki akses langsung ke MBR dan user –terlihat register . Atau , mungkin ada register penyangga tambahan di perbatasan ke ALU , register ini berfungsi sebagai input dan output untuk register ALU dan data ex - perubahan dengan MBR dan register dapat dilihat oleh pengguna . Banyak desain prosesor termasuk mendaftar atau set register , sering dikenal sebagai
kata status program ( PSW ) , yang berisi informasi status . PSW biasanya berisi kode kondisi ditambah informasi status lainnya .
Bidang umum atau flag dibagi menjadi berikut :
·         Masuk : Berisi bit tanda hasil dari operasi aritmatika terakhir.
·         Zero: Mengatur ketika hasilnya adalah 0 .
·         Carry : Set jika operasi menghasilkan carry ( tambahan ) ke dalam atau meminjam (sub-traksi) dari sedikit high-order . Digunakan untuk operasi aritmatika berbentuk frase
·         Sama : Set jika hasil membandingkan logis adalah kesetaraan .
·         Overflow : Digunakan untuk menunjukkan aritmatika overflow.
·         Interrupt Enable / Disable : Digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan interupsi.

Sejumlah register lain yang berkaitan dengan status dan kontrol dapat ditemukan dalam desain prosesor tertentu. Mungkin ada pointer ke blok memori berisi informasi status tambahan (misalnya , blok kontrol proses ). Sejumlah faktor yang masuk ke dalam desain kontrol dan status mendaftar organisasi. Salah satu isu kunci dukungan sistem operasi. Beberapa jenis kontrol informasi adalah utilitas khusus untuk sistem operasi.
Read More