Visitor

Wednesday, January 2, 2013

MAKALAH HAKIKAT PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK



HAKIKAT PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK




BAB 2
PEMBAHASAN

2.1  Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada manusia
Istilah pertumbuhan dan perkembangan seringkali disama artikan padahal keduanya memiliki arti yang berbeda, pertumbuhan sendiri berhubungan dengan nilai kuantitatif sedangkan perkembangan berhubungan dengan nilai kualitatif. Hal tersebut diperkuat dengan beberapa pendapat para ahli biologi tentang arti pertumbuhan dan perkembangan. Antara lain Drs. H.M Arifin, M.Ed, berpendapat bahwa pertumbuhan adalah sebagai suatu penambahan dalam ukuran bentuk,berat,atau ukuran dimensi tubuh serta bagian-bagiannya. Sedangkan kata perkembangan diartikan sebagai  perubahan-perubahan dalam bentuk atau bagian tubuh dan integrasi berbagai bagiannya kedalam suatu kesatuan fungsional bila pertumbuhan itu berlangsung. Menurut Boring, Langfeld, dan Weld, dicakup dalam satu kata yaitu kematangan. Alasannya, manusia itu disebut matang jika pisik dan psikisnya telah mengalami pertumbuhan dan perkembangan sampai pada tingkat-tingkat tertentu. Dengan demikian istilah pertumbuhan dan perkembangan mengacu pada perubahan sebagai akibat adanya pengaruh yang mengenai kehidupan organisme dan dalam hal itu bisa ditarik kesimpulan bahwa pertumbuhan lebih berkenaan dengan aspek pisik sedangkan pekembangan lebih bersangkutan degan aspek psikis.
2.2Pola-Pola Perkembangan Afektif Manusia
Pola perkembangan afektif berhubungan dengan pola tingkah laku dan sifat manusia yang erat hubungannya dengan moral dan etika. Ada beberapa tahap pola afektif pada manusia :
a)      Balita ( 0 – 5 )
Pada masa balita ini sangat membutuhkan orang lain untuk merawatnya, mengapresiasikan segala kebutuhannya dengan bahasa isyarat seperti menangis atau menunjk-nunjuk benda yang dia inginkan. Cenderung menirukan segala apa yang dia lihat dan dia dengar.

b)      Anak-Anak ( 6 – 12)
Pada masa anak-anak masih belum bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk, keinginannya kuat, rasa ingin tahunnya tinggi, egois, masih memikirkan duniannya sendiri.
c)      Remaja (13 – 18)
Pada masa remaja ini mulai adanya rasa tangung jawab meskipun kecil, mulai tertarik pada lawan jenis, mulai memikirkan masa depan yang akan dijalani, masih belum mampu menguasai emosionalnya, mudah dipengaruhi orang lain di sekitarnya.
d)     Dewasa (19 – 55 )
Pada masa dewasa ini pola pikir telah matang atau mencapai puncaknya, mempersiapkan masa depan, sudah bisa membedakan mana yang benar dan salah, berjiwa sosial tinggi sehingga terjalin hubungan yang baik dengan masyarakat di sekitarnya.
e)      Lansia (>55)
Pada masa ini seseorang mulai membutuhkan perhatisn dari orang lain di sekitsnya, lebih bijaksana dalam memutuskan atau menyelesaikan suatu permasalahan karena pengalamannya
2.3 Pola-Pola Perkembangan Kognitif Manusia
Pola perkembangan kognitif berhubungan dengan pola pikir manusia yang berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tingkat kecerdassan IQ pun sangat mempengaruhi kemampuan kognitifnya. Semakn tinggi tingkat kecerdasan seseorang, semakin tinggipula kemampuan kognitifnya. Ada beberapa tahap pola kognitif manusia :
a)      Balita (0 – 5 )
Pada masa ini balita punya daya pikir yang cepat menangkap dan menerima sesuatu yang dilihat dan didengarnya, pengetahuannya masih sangat terbatas, belajar mengunakan visual, bahasa yang digunakan masih terbatas dan banyak mengunakan bahasa isyarat.
b)      Anak-Anak (6 – 12)
Pada masa ini daya pikirnya meningkat tajam, tetapi ola pikirannya masih sedrhana atau masih berdasarkan apa yang diketahuinnya saja, kosakata yang digunakan untuk berkomuniaki masih terbatas
c)       Remaja (13 – 18)
Pada masa ini seseorang telah mampu mengatasi masalah yang ada meskipun kadang dengan cara yang salah, pemikirannya masih labil, semakin berkurangnya berpikiran kongkret dan berkembangnya berpikir abstrak
d)     Dewasa (19 – 55)
Pada masa ini seseorang sudah berpikir dengan logis,hipotesa, bahasa yang digunakan dalam keseharian sudah sangat baik
e)      Lansia (55 >)
Pada masa ini pola pikirannya sudah mulai menurun, pengetahuannya mencapai puncak tertinggi berdasar pengalaman yang dia miliki.

DOWNLOAD MAKALAH [DOC] --> [DOWNLOAD]
DOWNLOAD MAKALAH [PPT] -->  [DOWNLOAD]

1 komentar

filza aftiansyah August 25, 2016 at 6:02 AM

thanks for all

Post a Comment